Kap Lampu Batik Solo Tembus Mancanegara

1 comment 2777 views

Telah disebutkan sebelumnya tentang berbagai macam usaha yang akan tetap eksis di tahun 2016, salah satu bidang usaha yang akan tetap eksis adalah usaha kreatif. Hal ini benar-benar dimanfaatkan Fajar Adhinata dengan memproduksi kap lampu batik berbahan kayu dengan aneka motif.

Usaha kap lampu batik ini telah dikenal luas hingga ke seluruh Indonesia bahkan sampai mancanegara. Seperti apa kisah sukses usaha yang telah dirintis sejak 2010 ini?

Dimulai dari keisengan Fajar yang berniat mencari tambahan penghasilan, ia pun menyalurkan hobi menggambarnya untuk membuat produk yang berbeda dari yang lain dengan konsep original berupa kap lampu yang terbuat dari limbah kayu jati dengan nuansa unik, batik, dan etnik.

kap lampu batik Solo

kap lampu batik solo / Youtube KontanTV

Modal usaha kap lampu batik Solo

Ketika memulai usaha kap lampu batik ini, Fajar mengeluarkan modal sebesar Rp. 3 juta yang digunakan untuk membeli bahan baku berupa limbah kayu jati, mesin potong, bor, amplas, dan berbagai peralatan lainnya. Meski modal tidak terlalu besar, dengan kreativitasnya, Fajar mampu membuat berbagai varian kap lampu unik dan menarik.

Selain memiliki banyak varian model kap lampu, jika merasa bosan, konsumen bisa mengganti kap lampu buatan Fajar ini dengan model lainnya.

Prospek dan persaingan usaha

Kebanyakan produk handmade memiliki prospek yang bagus kedepannya. Secara umum pasar produk handmade khususnya lampu hias dan kap lampu lebih diminati pasar luar negeri. Sementara untuk pasar lokal hanya kelas-kelas tertentu saja yang berminat dengan produk handmade.

Salah satu faktor yang membuat prospek usaha ini masih cerah adalah masih sedikitnya persaingan diantara pelaku usaha kap lampu batik ini. Persaingan malah datang dari produk impor dan pabrikan yang beredar di pasar. Dimana produk-produk tersebut memang cukup terjangkau dari pada handmade, namun soal kualitas dan eksklusifitas produk, handmade tetap paling unggul.

Ragam produk

Fajar menyediakan aneka jenis lampu. Mulai dari lampu dinding, lampu meja dan lampu sudut. Bentuknya juga beragam, ada yang persegi panjang, persegi empat, segitiga dan masih banyak lagi. Ukurannya juga bervariasi, dimulai dari diameter 19 cm x 42 cm x 12 cm untuk lampu dinding besar, 33 cm x 33 cm x 13 cm untuk lampu meja standar dan ada pula yang berdiameter 21 cm x 21 cm x 41,5 cm untuk lampu meja piramid.

Motif kap lampu yang ditawarkan cukup beragam, dimulai dari motif yang paling banyak dicari konsumen yaitu motif batik. Kemudian ada juga motif tema agama, klub sepak bola, karakter kartun dan custom produk seperti inisial nama, logo atau nama perusahaan, dan lain-lain.

Karena produk yang dibuat sepenuhnya handmade mulai dari proses pembuatan sampai finishing, maka harganya juga terbilang cukup mahal. Mulai dari Rp. 200rb hingga Rp. 1,7 juta per lampu. Untuk produk custom dikenai biaya tambahan sebesar Rp. 15rb. Namun, harga yang didapat akan sebanding dengan kualitas dan eksklusifitas produk.

Fajar akan memberi diskon sebesar 10% untuk pembelian sebanyak 4 pcs dan bagi yang berminat menjadi reseller, minimal pembeliannya adalah 10 pcs dengan diskon harga sebesar 35%. Hingga kini reseller kap lampu batik solo tersebar di berbagai daerah mulai Jakarta, Bekasi, Semarang, Surabaya sampai Makassar.

Bahan baku kap lampu batik Solo

Bahan utama yang digunakan Fajar adalah kayu jati dan kain katun atau belacu. Dipilihnya bahan kain sebagai bahan baku pendamping karena kain ini memiliki serat yang tidak terlalu rapat sehingga sangat cocok sebagai bahan penutup / kap lampu karena cahaya masih bisa keluar. Seluruh bahan baku dengan mudah didapatkan di daerah Solo.

Untuk memaksimalkan hasil produksi, Fajar dibantu oleh 5 karyawan yang bertugas mulai dari proses pembuatan kap hingga finishing. Para karyawan tersebut digaji sebesar Rp. 1 juta sampai Rp. 2 juta per bulan. Tidak ada kriteria khusus dalam mencari karyawan. Yang penting mau bekerja keras, ulet dan mau belajar.

Proses pembuatan kap lampu ini sangat sederhana. Pertama-tama adalah mempersiapkan seluruh bahan baku seperti kayu jati dan kain katun. Kemudian membuat pola dan memotong kayu sesuai ukuran dan desain lampu. Setelah kerangka selesai, pasang kain di dalam kap lampu.

Strategi pemasaran

Demi mengembangkan bisnis, Fajar menggunakan cara menjemput bola dalam promosi dengan menawarkan kepada teman serta kerabat. Selain itu Fajar juga aktif memasarkan melalui media online seperti website, facebook, twitter dan instagram.

Dari pemasaran online inilah produk Fajar mulai dikenal dari Sabang sampai Merauke. Selain pasar Indonesia, kap lampu batik Solo ini juga diminati pasar luar negeri, antara lain : Jepang, Tiongkok, Kanada hingga India. Selain itu Fajar juga aktif berpartisipasi dalam pameran kerajinan dan bazar.

Cara pembelian kap lampu batik Solo

Jika ingin membeli produk lampu batik Solo, anda bisa berkunjung ke Solo Paragon Mall dan Night Market Ngarsopuro. Tidak ada minimal pembelian dan pemesanan. Beli 1 pun tetap dilayani. Kapasitas pemesanan perbulan adalah 1.000 pcs. Bagi pelanggan baru dikenakan DP 30%, sedangkan pelanggan lama tidak perlu DP.

Rata-rata produk kap lampu batik Fajar ini terjual sebanyak 200 pcs perbulannya dengan keuntungan 50% dari todal omset yang mencapai Rp. 40 juta. Besarnya omset itu belum termasuk omset ketika ikut pameran. Dalam sebulan rata-rata ia mengikuti 2-3 pameran dengan keuntungan sekali pameran mencapai Rp. 10 juta.

Kendala usaha

Kebanyakan usaha handmade memiliki masalah di tenaga kerja. Tenaga kerja yang ada seringkali kuwalahan mengatasi pesanan jika terjadi pemesanan dalam jumlah besar. Sehingga deadline sering tidak pas. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, tentu dengan menambah jumlah tenaga kerja. Namun saat ini mencari tenaga kerja yang sesuai dengan harapan cukuplah sulit.

Masalah lainnya adalah mengenai ide kreatif. Ide kreatif tidak bisa dipaksa, jika banyak pelanggan memesan dengan desain yang berbeda, tentu ini akan membuat masalah tersendiri jika semuanya ingin cepat jadi.

Demikianlah ulasan mengenai usaha kap lampu batik Solo. Semoga menginspirasi anda :)

Workshop Kap Lampu Batik Fajar

Ngipang RT 04/28 Kel. Kadipiro, Kec. Banjarsari, Kota Surakarta-Jawa Tengah

Referensi : Tabloid Peluang Usaha edisi 03 Th XI 20 Nov-3 Des 2015

Pencarian peluang usaha terbaru lainnya :

  • lampu batik solo
  • cara membuat lampu dengan motif batik
  • harga lampu batik solo
  • jenis kertas untuk lampu hias dari limbah kayu
  • jenis lertas buat kap lampu hias
  • corak batik lampu
  • kain yg digunakan untuk kap lampu tidur
  • kap lampu kayu
  • kerajinan bohlam lampu dari kayu
  • kertas tembus lampu
author
PeluangUsahaTerbaruku.com memberikan beragam artikel bisnis dan kewirausahaan yang bisa anda jadikan inspirasi dalam membangun dan mengembangkan usaha.
  1. Produk Limbah Kertas Omset Puluhan Juta Rupiah | Peluang Usaha Terbaru2 years ago

    […] : keranjang sampah, keranjang pakaian, vas bunga, rak sepatu, hiasan dinding, topi, tikar, tas, kap lampu, tempat tisu, dan lain sebagainya. Produk-produk tersebut ditawarkan mulai harga Rp. 5rb sampai Rp. […]

    Reply

Leave a reply "Kap Lampu Batik Solo Tembus Mancanegara"