Usaha Es Cendol Raup Omset Ratusan Juta

No comment 10053 views

Usaha es cendol – Meski mengalami bangkrut berkali-kali, Arie Adrian tak patah semangat untuk terus berinovasi dan membangun mimpi menjadi seorang pengusaha sukses. Bahkan dari usaha yang baru dijalankannya dalam setahun lebih ini, ia mampu meraup omset hingga ratusan juta rupiah dengan keuntungan mencapai 30 %.

Selain itu ia juga telah memiliki 3 cabang dan 90 mitra. Usaha yang ia bangun ini pun terbilang sederhana dan sudah banyak di pasaran. Arie mengusung bisnis kuliner minuman es cendol sehat yang menyegarkan. Di bulan puasa seperti ini, permintaan konsumen bisa mengalami peningkatan 50-100 persen setiap harinya.

usaha es cendol

Salah satu outlet cendolsin / gambar via cendolsin.com

Semua masyarakat Indonesia pasti sudah tak asing lagi dengan es cendol. Minuman menyegarkan asli Indonesia ini terbuat dari tepung beras, disajikan dengan es parut serta kuah santan dan gula merah cair. Cita rasa es cendol adalah manis dan gurih. Masyarakat Jawa Tengah lebih akrab menyebut es cendol sebagai es dawet.

Awal mula berdirinya usaha es cendol Cendolsin

Arie terfikir membangun usaha es cendol setalah usaha gypsum yang ia miliki selama 10 tahun bangkrut karena penggusuran tempat usaha. Meski mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah, Arie tetap semangat mencoba usaha lain dan akhirnya berdirilah Cendolsin (brand usaha cendol Arie).

Arie dan Lusiana, sang istri, memulai usaha es cendol di akhir tahun 2014 dengan modal Rp. 7 juta. Modal tersebut ia gunakan untuk sewa tempat sebesar Rp. 1 juta per bulan, membuat gerobak pikul Rp. 1,5 juta, membeli bahan baku dan perlengkapan Rp. 4,3 juta dan sisanya ia pergunakan untuk membeli dan mencetak kemasan berupa gelas plastik.

Sebulan menjalani tes pasar di berbagai baazar, Cendolsin mendapatkan tanggapan positif dari para pembeli. Usaha es cendol Arie dibangun dengan mengedepankan kualitas kesehatan dan cita rasa. Usaha es cendol Arie mempunyai konsep tanpa 3P (pengawet, pewarna, perasa).

Cendol buatan Arie dan Lusi memiliki tekstur kenyal dan lembut. Hal ini karena mereka menggunakan 2 jenis tepung, yaitu tepung beras sebagai bahan utama yang menghasilkan tekstur padat, dan juga tepung sagu yang memberi sensasi kenyal ketika dikunyah.

Cendol Arie juga berasa sedikit manis dan gurih, hal ini karena di dalam adonan cendol sengaja ditambahkan sedikit garam dan gula pasir.

Varian rasa es cendolsin

Arie membuat varian rasa es cendolnya dengan topping yang berbeda-beda. Di awal usaha, Arie langsung mengeluarkan 9 rasa es cendol. Yaitu es cendol original, cendol mangga, cendol strawberry, cendol alpukat, cendol melon, cendol duren, cendol ketan hitam, cendol jahe dan cendol keju.

Seiring waktu berjalan, ia menambah lagi 3 rasa cendolnya, yaitu cendol oreo, cendol green tea, cendol red velved. Harga cendol buatan Arie ini cukup terjangkau, mulai dari Rp. 8 ribu sampai Rp. 13 ribu per cup.

Dengan cita rasa yang berbeda dari es cendol pada umumnya, Arie bisa menjual hingga 200 cup es cendol setiap harinya.

Proses pembuatan es cendolsin

Arie dan Lusi menyiapkan berbagai kebutuhan bahan di dapur produksi setiap harinya mulai jam 6 pagi sampai jam 9 pagi. Beberapa bahan yang disiapkan antara lain : cendol, kuah gula merah aren, aneka sirup buah.

Bahan utama cendol dibuat dari campuran tepung beras dan tepung sagu. Kemudian ditambahkan gula pasir serta ekstrak daun suji dan daun pandan. Campuran tepung kemudian dilarutkan dalam air sambil diaduk merata.

Selanjutnya adonan cendol direbus sambil diaduk sesekali hingga menjadi adonan bubur dan mengental. Api yang digunakan haruslah api kecil agar tepung matang dan aroma apek khas tepung hilang.

Selagi panas, adonan cendol dituangkan ke dalam cetakan cendol, kemudian ditekan-tekan hingga adonan keluar dari lubang cendol. Agar adonan lebih cepat mengeras dan membentuk bulir cendol, bagian bawah cetakan ditampung dengan baskom berisi air es.

Kemudian cendol dituang ke dalam termos es berisi air matang bersuhu dingin agar cendol nantinya tidak saling menempel.

Selain cendol, sirup gula merah juga menjadi pelengkap es cendolsin. Agar lebih kental, sirup gula merah dibuat dari gula merah aren, gula pasir dan air. Ketiga campuran tersebut direbus di atas api sedang hingga mendidih dan gula larut. Agar lebih harum, Arie juga menambahkan daun pandan ke dalam rebusan gula merah.

Karena mengusung konsep 3P, Arie harus belanja bahan-bahan setiap hari, hal ini juga agar es cendolsin selalu terasa segar. Setiap bulannya, Arie mengeluarkan uang sebanyak Rp. 70 juta untuk biaya pembelian bahan baku, sewa tempat dan gaji karyawan.

Strategi pemasaran cendolsin

Usaha es cendol Arie pertama kali dipasarkan ketika ada acara bazaar sekolah anak. Melihat adanya sambutan positif, Arie pun semakin aktif mengikuti berbagai kegiatan bazaar. Arie memasang stiker berlogo cendolsin di depan gerobak pikulnya, serta banner yang terpajang di samping gerobak pikul.

Merasa produknya diterima pasar, Arie pun mulai membuka gerai di kawasan Pasar Jatinegara. Tidak ada promosi khusus yang dilakukan Arie, ia mengandalkan promosi dari mulut ke mulut dan juga promosi online melalui medsos serta website.

Dengan kulitas produk yang dimilikinya, usaha es cendol Arie pun mendapatkan banyak penawaran kerja sama. Arie membuat bentuk kerja sama cendolsin dalam 2 paket, yaitu paket Rp. 7,5 juta dan paket Rp. 8 juta.

Kedua paket tersebut sudah termasuk perlengkapan usaha mulai dari bahan baku, peralatan usaha hingga pelatihan karyawan. Paket juga berlaku seumur hidup, tanpa biaya royalti. Perbedaan dari kedua paket tersebut terletak pada desain pikulan, dimana paket Rp. 8 juta mendapatkan tambahan spanduk banner menu di atas pikulannya.

Dengan strategi marketing yang ia lakukan, kini Arie sudah memiliki 3 cabang cendolsin di daerah Pasar Jatinegara, Cipinang dan Kelapa Gading. Selain itu ia juga memiliki lebih dari 90 mitra yang tersebar di seluruh Indonesia.

Dari usaha cendol yang ia tekuni tersebut, Arie mampu meraup omset hingga Rp. 110 juta dengan keuntungan bersih Rp. 40 juta tiap bulannya.

Kendala usaha cendolsin

Usaha es cendol Arie ini memiliki kendala mengenai daya tahan cendolnya. Karena tidak menggunakan bahan pengawet, cendol buatan Arie hanya bertahan 3 hari. Namun bila disimpan di tempat dengan suhu yang pas seperti dalam termos, cendol bisa bertahan lebih lama.

Selain itu, tidak stabilnya harga bahan-bahan di bulan puasa juga menimbulkan permasalahan tersendiri. Namun Arie tidak ingin menaikkan harga es cendolnya meski harga bahan-bahan cenderung tak stabil di bulan puasa.

Demikianlah ulasan dari saya mengenai usaha es cendol brand Cendolsin. Semoga bermanfaat dan menginspirasi :)
Referensi : Tabloid Peluang Usaha Edisi 09 Th XI April – Mei 2016

Pencarian peluang usaha terbaru lainnya :

  • usaha es cendol
  • usaha es cendol durian
  • bisnis es cendol
  • usaha cendol
  • bisnis cendol
  • usaha jualan es cendol
  • jualan es cendol
  • peluang usaha es cendol
  • peluang usaha cendol
  • jualan es
author
PeluangUsahaTerbaruku.com memberikan beragam artikel bisnis dan kewirausahaan yang bisa anda jadikan inspirasi dalam membangun dan mengembangkan usaha.

Leave a reply "Usaha Es Cendol Raup Omset Ratusan Juta"